
Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa proyek pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi tetap berjalan meskipun telah dikeluarkan dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).
Dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah se-Bali yang digelar di Kabupaten Badung, Rabu (12/3/2025), Koster memastikan bahwa jalan tol yang menghubungkan lebih dari 50 desa ini tetap menjadi prioritas utama di periode kedua kepemimpinannya.
“Melanjutkan rencana pembangunan Tol Jagat Kerthi Bali Gilimanuk-Mengwi, dicabut dari PSN tapi jangan dulu pesimis. Pembangunan tidak berarti berhenti hanya karena tidak masuk PSN,” ujar Koster.
Gubernur menekankan bahwa banyak infrastruktur penting yang tetap bisa direalisasikan tanpa harus masuk dalam PSN. Namun, karena sebelumnya proyek ini dikerjakan bersama Kementerian PUPR, maka pola pembangunannya kini akan ditentukan ulang.
Menurut Koster, tol ini sangat penting untuk meningkatkan konektivitas wilayah, mempercepat distribusi logistik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Bali, terutama di daerah Bali Barat yang selama ini kurang berkembang dibanding wilayah lainnya.
Dengan proyek ini, akses dari Pelabuhan Gilimanuk ke Mengwi diharapkan menjadi lebih efisien dan cepat, mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan nasional yang kerap menjadi titik kemacetan.
Pemerintah Provinsi Bali kini sedang mencari opsi pendanaan serta pola kerja sama baru, baik dengan investor swasta maupun skema lain, untuk memastikan proyek ini tetap bisa berjalan sesuai rencana.
Masyarakat pun diminta untuk tetap optimis, karena proyek ini tetap menjadi program super prioritas dalam pembangunan Bali ke depan. Dengan kelanjutan proyek ini, diharapkan infrastruktur Bali semakin maju dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat.
